Ketika membaca kisah ini boleh jadi cerita yang saya torehkan tidak berarti bagi para pembaca. Namun disisi lain kisah ini sangat berarti buat saya pribadi dan kedua saudaraku.
Belum genap satu tahun kisah ini sangat membekas di hati saya. Melihat keadaan mama yang terkena kanker payudara yang membuatnya harus di operasi membuat saya sangat sedih.
Setelah dioperasi untuk yang pertama kali, sepuluh bulan kemudian payudara mama yang sudah dioperasi tumbuh benjolan sebesar gundu. Saya dan keluarga mengira benjolan itu tidak akan membawa efek tapi ternyata benjolan tersebut malah tumbuh membesar sehingga mengharuskan mama dioperasi untuk yang ke dua kali.
Mama begitu tabah, mama selalu kuat dengan sakit yang di deritanya.
Setelah dioperasi untuk yang kedua kali, saya sangat gembira bisa melihat mama senyum dengan "dunia barunya". Mama terlihat sembuh dan tidak ada lagi sakit yang membebaninya, saya, keluarga dan mama bisa menjalani hidup dengan tenang dan penuh dengan keceriaan. Secara khusus saya sangat senang ketika menatap wajah mama yang sangat bahagia tanpa beban.
Mama pun bisa menjalani aktivitasnya seperti biasa, menjalani kehidupannya dengan dunia barunya...aku senang melihat mama, mama segalanya bagiku.
Saya seketika sempat kaget, benar sempat kaget. Seketika mengucapkan dari mulut saya terucap "alhamdulillahirabbilalamin". Setelah mengira mama sudah sembuh total. Ternyata enam bulan kemudian sakit yang sama kambuh dan menyerang mama, mama kesakitan... Seketika benjolan itu muncul lagi mama kembali mengalami kesakitan, benar sakit. Sakitnya mama betul dirasakan oleh mama, mama benar-benar sakit.
Setelah mama di operasi yang ke dua kali saya kira mama sudah sembuh total dari kesakitannya.
Ternyata harapan itu tidak bisa terwujud. Sungguh sedih hati ini. Keinginan saya hidup dengan mama seperti sediakala terhalang oleh dunia mama, dunia yang menyita waktu mama sehingga harus bolak balik rumah sakit, harus lama merenung dan melamun panjang di dalam kamar rumah kami. Meski berbagai cara sudah kami tempuh, ikhtiar medis sudah sangat sering ditempuh mama, namun takdir berkata lain. Kami semua hanya bisa pasrah, meski mama harus kembali kepangkuan Ilahi 2018 lalu. Selamat jalan mama..Doa dan pintaku tetap untukmu di sana...semoga kebahagiaan meliputi mama di alam barzakh dan kita bisa berjumpa di akhirat kelak. Amiin !!
OLeh : Indah
Kelas X AK 1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar